Waspada, 5 Ciri Loker Palsu di Internet

hanalfa.com: Ciri loker palsu di internet dapat dilihat dari beberapa hal. Setelah mengetahuinya, para pencari kerja lebih dapat mengantisipasi praktek penipuan dan kerugian. Misalnya, kerugian materi dan juga waktu untuk mempersiapkan lamaran hingga waktu untuk menunggu pengumuman kelolosan. 

Maraknya postingan lowongan pekerjaan di internet membuat para pencari kerja berbondong-bondong bergabung grup lowongan pekerjaan atau sekadar mengikuti akun-akun yang membagikan informasi tersebut. Semua dilakukan sebagai bentuk upaya mencari pekerjaan demi dapat bertahan hidup. 
Waspada, Berikut 5 Ciri Loker Palsu di Internet
Internet kini menggantikan media konvensional seperti halnya koran atau pamflet kertas untuk memasang informasi lowongan pekerjaan. Selain murah dan mudah diakses, masyarakat tak perlu berkeliling menghabiskan energi untuk mencari loker dari perusahaan satu ke perusahaan lainnya. 


Namun, segala kemudahan ini sering dimanfaatkan oknum tertentu. Misalnya melakukan tindak penipuan berkedok lowongan kerja palsu. Nah, apa saja ciri lowongan pekerjaan (loker) palsu yang sering dijumpai di internet? Berikut adalah 5 ciri loker palsu yang dapat kamu jadikan referensi.

1. Menggunakan akun email gratisan

Hal pertama yang menjadi ciri lowongan kerja palsu adalah akun email yang digunakan oleh perusahaan atau tempat yang membutuhkan karyawan. Terlebih, bagi perusahaan-perusahaan besar level nasional atau internasional. 

Mereka tidak akan menggunakan alamat email gratisan ketika melakukan perekrutan karyawan. Biasanya, perusahaan memiliki domain email sendiri yang akan menjadi domain email rujukan ketika membuka lowongan kerja. 

Email gratisan ini biasanya digunakan oleh masyarakat umum untuk keperluan pribadi. Misalnya anak sekolah dan kuliah yang mengirim tugas ke dosennya. Sering pula digunakan oleh para pencari kerja untuk mengirim lamaran pekerjaan mereka. Contoh email yang menyediakan layanan secara gratis di Indonesia diantaranya Gmail dan Yahoo mail.

2. Menggunakan logo perusahaan editan

Berikutnya, ciri yang dapat ditemukan di KOP surat undangan atau KOP di pamflet iklan lamaran kerja. Biasanya penipuan jenis ini menyasar para pencari kerja melalui alamat email pribadi mereka. Caranya dengan mengirim email berupa penawaran untuk tes ataupun interview kerja di perusahaan tertentu. 

Perhatikan logo perusahaan apakah terlihat ganjil seperti editan atau tidak. Misalnya logo yang tidak simetris, warna yang buram, dan editan lain yang terlihat mencurigakan. Jangan lupa juga cari informasi di laman resmi perusahaan dan lihat logonya. Selain itu, cari informasi tentang perekrutan di perusahaan tersebut.

3. Deskripsi pekerjaan tidak jelas

Setiap iklan lowongan kerja biasanya mencantumkan posisi yang sedang dibutuhkan dan deskripsi serta tanggung jawab yang diampu. Bila sebuah iklan loker tidak memuat kedua hal tersebut, maka patut dicurigai sebagai iklan loker palsu. 

Sebab, posisi atau deskripsi pekerjaan adalah hal penting untuk menjadi acuan para pencari kerja melamar posisi tersebut. Biasanya info lowongan pekerjaan semacam ini banyak ditemukan di jejaring sosial yang tidak bertanggung jawab seperti halnya postingan orang di grup Facebook secarabebas. 

4. Kontak tidak jelas 

Selanjutnya, ciri yang menjadi acuan apakah lowongan pekerjaan palsu adalah kontak yang tersedia. Misalnya dalam sebuah pamflet loker di internet, terdapat kontak yang dapat dihubungi untuk informasi lebih lanjut. 

5. Persyaratan atau kualifikasi terlalu rendah

Ciri loker palsu juga dapat dilihat dari kualifikasi yang diminta oleh perusahaan pemasang lowongan. Misalnya kualifikasi yang terlalu tinggi atau terlalu rendah. 

Sebagai contoh dalam lowongan perusaan nasional bahkan internasional untuk lulusan S1. IPK yang disyaratkan minimal 2.00 maka patut dicurigai. Sebab, biasanya perusahaan yang levelnya sudah tinggi terlebih perusahaan besar akan mensyaratkan pelamar minimal IPK yang lebih tinggi dari 2.00

Cobalah untuk mencari atau melacak kontak tersebut terlebih dahulu sebelum mengaplikasikan lamaran pekerjaan. Misalnya dalam pamflet tercantum kontak telegram, maka cari terlebih dahulu untuk memastikan kebenaran dan keaslian loker tersebut. Bila tidak ketemu kontaknya, maka dapat dipastikan iklan loker tersebut palsu.

Itulah 5 hal yang menjadi ciri loker palsu di internet. semoga dapat menjadi acuan dalam memilah mana loker yang asli dan dapat diaplikasikan lamaran pekerjaan (Penulis: Hanisaul Khoiriyah)

Belum ada Komentar untuk " Waspada, 5 Ciri Loker Palsu di Internet"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel