Iklan Header

Kematian Sabo di Reverie, Pergerakan Pasukan Revolusi ke Mariejoa

hanalfa.com: Pertemuan Reverie telah berlangsung beberapa pekan terakhir kemarin.  Saat ini, para dewan dunia yang mengikuti Reverie telah dipulangkan ke negaranya masing-masing. Namun mengejutkannya di pertemuan Reverie kali ini terjadi sebuah pertarungan yang kabarnya telah membuat Sabo, komandan pertama pasukan Revolusi tewas terbunuh.

Hal ini cukup membuat orang-orang didunia One Piece terkejut pasalnya komandan pertama pasukan Revolusi ini merupakan orang terkuat kedua yang merupakan tangan kanan Dragon sang Revolusioner. Tentu saja kekuatannya tidak perlu diragukan lagi.
Kematian Sabo di Reverie, Pergerakan Pasukan Revolusi ke Mariejoa

Baca juga: Pertemuan Reverie Mariejoa dan Perjanjian Tahta Kosong Dewan Dunia

Bahkan saat di Dressrosa Sabo pernah mengalahkan Jesus Burgeus yang merupakan Wakil Kapten dari bajak laut Kurohige yang saat ini sudah menjadi Yonkou keempat menggantikan posisi Srohige. Memang saat berada di Dressrosa kekuatan Burgeus belum begitu kuat dan bahkan Kurohige pun belum menyandang gelar sebagai Yonkou.

Akan tetapi saat di Coloseum Burgeus mampu dengan kekuatan fisiknya saja mengalahkan lawan-lawannya saat mengikuti kompetisi adu pukul. Mereka demi merebutkan buah Mera-Mera yang pernah digunakan Ace ketika masih hidup.

Namun saat melawan Sabo Burgeus seakan anak kecil yang tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan tanpa mengandalkan kekuatan buah iblisnya Burgeus mampu beberapa kali terhempas oleh busho haki yang dimiliki Sabo.

Baca juga: Hilangnya Hujan Kota Kaya Alabasta dan Tujuan Shicibukai Crocodile

Dengan cengkraman tajam hasil latihannya dengan Dragon tersebut Sabo bahkan mampu menghancurkan benda keras yang dia cengkram. Sontak Berita kematian Sabo yang telah tersebar berkat kepopuleran berita-berita real buatan Morgan Sang berita besar membuat heboh seluruh dunia.

Termasuk kepada anggota-anggota Revolusioner yang tentu saja selain membuat tanda tanya besar dan ketidak percayaan terhadap berita tersebut mereka juga sepertinya akan memverifikasi berita ini langsung, yang berarti akan terjadi sebuah pertempuran hebat di Mariejoa markas para Tenryu bito maupun Gorosei atau sering disebut sebagai pemerintah dunia. Sebenarnya Sabo sendiri berangkat ke Mariejoa tidaklah sendrian. Dia pergi kesana bersama 2 komandan lainnya yakni, Karasu dan Linbert

Baca juga: Senjata Kuno Poseidon Milik Putri kerajaan Ryugu

Karasu adalah seorang manusia yang memakan buah iblis Zoan yang memungkinkannya berubah menjadi gagak. Tapi belum dikonfirmasi lebih lanjut  tentang buah iblis karasu ini.

Pasalnya ada keistimewaan pada buah iblis Karasu yaitu tentang bentuk perubahan ke Binatangnya. Kalau Zoan biasa hanya bisa merubah bentuk tubuhnya menjadi satu tubuh Zoan.

Karasu dapat merubah bentuk tubuhnya menjadi jumlah yang cukup banyak kemudian nanti jika berkumpul baru membentuk satu tubuh. Sama persis dengan teknik perubahan kuchiyose pada jurus Itachi pada seri anime Naruto.

Sedangkan satu lagi adalah Linbert, yang kelihatannya adalah seorang ilmuwan yang jika di Angkatan Luat ada dr Vegapunk yang bisa menciptakan banyak penemuan. Linbert muncul dengan rocket dibahunya yang memungkinkannya bisa terbang. (Penulis: Rocky Irfan)

Belum ada Komentar untuk "Kematian Sabo di Reverie, Pergerakan Pasukan Revolusi ke Mariejoa "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel